Dikira Penculikan Ternyata Salah Jemput Anak

Guru dan orang tua TK Kartika 9 Kreongan Patrang sempat panik, karena menduga salah satu anak bernama Kaila Jumat pagi hilang diculik. Ternyata setelah ditelusuri oleh Polisi, Kaila bukannya diculik tetapi salah jemput. Karena di TK Kartika ada dua anak yang memiliki nama panggilan yang sama.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menceritakan, Jumat pagi dirinya mendapat informasi dari Komandan Kodim 0824 dan Komandan Brigif 9 Kostrad, diduga ada kasus penculikan di TK Kartika 9. Saat itu juga dirinya bersama Unit Rekrim dan Kapolsek Patang AKP Mahrobi Hasan meluncur ke TK Kartika 9 yang berada di Kreongan Patrang.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata di TK Kartika ada dua anak yang memiliki nama panggilan yang sama. Yang satu bernama Keyza dan satu lagi bernama Kaila, namun keduanya dipanggil Keke. Saat itu orang tua Keyza yang sedang ada kesibukan, meminta bantuan orang lain untuk menjemput Keke.

Karena yang disuruh tidak tahu wajah Keke yang dimaksud, yang di jemput justru Keke yang bernama asli Kaila. Terang saja saat orang tua Kaila datang menjemput dan tidak mendapati anaknya sudah dijemput orang lain, panik dan menduga anaknya menjadi korban penculikan. Namun tidak lama kemudian kaila diantar kembali ke sekolah oleh keluarga keyza.

Agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, Kusworo menyarankan seluruh sekolah TK mengeluarkan semacam kartu kuasa penjemputan, sehingga ketika anak di jemput oleh orang yang bukan orang tuanya, pihak sekolah bisa memantau dan tidak ragu melepaskannya.

(1.114 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.