Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jember, Sat Lantas Polres Jember Kamis siang membentuk Balantas, atau Banser Lalu Lintas.
Menurut Kanit Pendidikan dan Rekayasa Ipda Agus Yudi Kurniawan, sebagai Ormas dengan anggota terbanyak di Kabupaten Jember, Banser memiliki peran strategis sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Hal yang paling mendasar lanjut Agus, banser harus menjadi pelopor dengan mengupayakan tertib memakai helm.
Sebab dalam bulan Desember 2017 ini saja, tercatat ada 25 korban meninggal dunia di jalan raya, akibat kecelakaan lalu lintas. 85 persen diantaranya , meninggal dunia karena tidak memakai helm. Karena itulah, untuk mengoptimalkan peran banser sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, Sat Lantas Polres Jember bekerjasama dengan Banser membentuk Balantas.
Sementara Ketua GP Ansor Cabang Jember Ayub Junaidi menjelaskan, sudah terbentuk beberapa satuan tugas banser di Kabupaten Jember, seperti Bagana atau Banser Tanggap Bencana, dan yang hari ini baru terbentuk adalah Balantas.
Hal ini dilakukan lanjut Ayub, agar nantinya anggota Banser memiliki kemampuan dalam mengatur lalu lintas, saat dibutuhkan untuk membantu masyarakat. Ayub juga menekankan setelah dilakukan pelatihan ini, anggota Banser bisa mengamalkan ilmu yang diperoleh minimal untuk dirinya sendiri, yakni dengan budaya tertib berlalu lintas.
(2.479 views)