Sebagai bentuk protes adanya konten pornografi dalam aplikasi media sosial Whatsapp, Selasa pagi Ratusan siswa SMK Muhammadiyah 5 Jember bersama para guru, melakukan orasi dan menghapus aplikasi Whatsapp dari HP masing-masing.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 5 Jember Abdurrozik berharap, melalui aksi yang dilakukan para guru dan Ratusan siswa ini, dapat menggugah para pemangku kebijakan, untuk segera mengambil tindakan atas konten yang dinilai membahayakan generasi bangsa tersebut.
Selain melakukan orasi dan menandatangani pernyataan menolak konten pornografi di kain putih, Ratusan siswa dan para guru juga melakukan aksi menghapus aplikasi Whatsapp dari HP masing-masing, sampai ada pemberitahuan resmi dari pemerintah bahwa konten pornografi sudah dihapus.
Sebelumnya beredar pesan berantai di media sosial Whatsapp, himbauan agar oarang tua berhati-hati ketika putra putrinya menggunakan HP. Sebab di dalam aplikasi Whatsapp terdapat konten pornografi, dalam bentuk Graphic Intercharge Format atau GIF. Bahkan muncul desakan agar Menkominfo memblokir konten pornografi tersebut.
(989 views)