Puluhan Perwakilan Ojek Pangkalan dan Ojek On Line Deklarasikan Damai

Setelah melalui diskusi panjang di Ruang Rupatama Polres jember, akhirnya puluhan perwakilan ojek pangkalan dan ojek on line, mendeklarasikan damai,, salah satu dari 7 poin naskah deklarasi, keduanya sepakat untuk saling menjaga batas territorial diperbolehkannya mengambil penumpang.

Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo menjelaskan, adanya ojek on line yang sudah mulai berkembang di kabupaten jember, menjadi perhatian khusu bagi polres dan instansi terkait. Sebab, kusworo tidak menginginkan, konflik antara ojek pangkalan dengan ojek on line yang terjadi di beberapa kota, terjadi di Kabupaten Jember.

Untuk itu lanjut Kusworo, Polres Jember bersama Dinas Perhubungan, dan UPT Dinas Perhubungan Jawa Timur Wilayah Jember, memberikan ruang bagi mereka untuk bertukar pendapat. Setelah sempat terjadi perdebatan sengit di anatara keduanya, akhirnya mereka sepakat berdamai yang langsung dituangkan dalam naskah deklarasi damai.

Lebih lanjut Kusworo menjelaskan sesuai naskah deklarasi, batas teritorial diperbolehkannya mengambil penumpang oleh ojek on line. Untuk wilayah Terminal Tawang Alun, Ojek on line hanya boleh mengambil penumpang dengan radius 200 meter dari Terminal. Begitupun dengan area Terminal Arjasa, ojek on line hanya bisa mengambil penumpang tepat sedikit di Selatan Polsek Arjasa. Hal ini juga berlaku di sejumlah Stasiun dan Terminal lainnya.

(1.054 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.