Jember Potensial Untuk Pengembangan Jasa Keuangan Digital

Banyaknya Perguruan Tinggi di Kabupaten Jember, menjadi potensi strategis dikembangkannya Financial Tehnology. Demikian disampaikan Anggota Komisi 11 DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi, dalam dialog jasa keuangan digital Rabu siang.

Menurut Purnamasidi, saat ini jasa keuangan digital sudah diterapakan di hampir seluruh negara termasuk Indonesia. Berdasarkan hasil riset lanjut Purnamasidi, pengguna jasa keuangan digital banyak di dominasi dari kalangan usia muda.

Kabupaten Jember menjadi tempat yang cocok dikembangkannya jasa keuangan digital, karena memiliki banyak Perguruan Tinggi yang tentu saja mahasiswanya sudah melek tehnologi. Karena itu Purnamasidi mendorong Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, gencar melakukan sosialisasi khususnya di kalangan anak muda.

Sementara Kepala OJK Kember Mulyadi menjelaskan, saat ini ada 24 Perusahaan Jasa Keuangan Digital yang masuk dalam pengawasan OJK. Namun menurut Mulyadi, dari 24 Perusahaan tersebut baru satu Perusahaan yang sudah mengantongi ijin.

Lebih jauh Mulyadi menjelaskan, untuk mengurangi resiko terjadinya penyalahgunaan jasa keuangan digital dalam kejahatan cyber, OJK sudah membuat sejumlah ketentuan cukup ketat yang harus dipatuhi Perusahaan Fintech. Dengan demikian masyarakat akan merasa aman saat menggunakan jasa keuangan digital.

(861 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.