Gubernur Jawa Timur Sukarwo minta Pemkab Jember merasionalisasi kembali anggaran kunjungan kerja ke luar negeri senilai 1,25 milyar rupiah, yang tercantum dalam Perubahan APBD 2017. Demikian disampaikan ketua DPRD Jember Thoif Zamroni.
Menurut Thoif, memang dalam P-APBD kemarin Pemkab Jember mengajukan kenaikan anggaran dinas ke luar negeri hingga 150 persen, yang melekat pada bagian umum Pemkab Jember. Jika dalam APBD awal dianggarkan 500 juta, dalam P-APBD Pemkab minta dinaikkan menjadi 1,25 milyar rupiah, sehingga terjadi penambahan 750 juta rupiah.
Namun berdasarkan hasil konsultasi P-APBD 2017, gubenur minta dilakukan rasionalisasi agar tidak terjadi pemborosan. Menindaklanjuti rekomendasi tersebut lanjut Thoif, tim anggaran Pemkab melakukan kalkulasi ulang hingga ditemukan angka 200 juta rupiah. Sementara 550 juta rupiah sisanya dialihkan untuk progam kegiatan lain yang lebih mendesak.
Lebih jauh Thoif menjelaskan, selain anggaran perjalanan dinas ke luar negeri, ada juga beberapa anggaran yang oleh gubernur dicoret, seperti anggaran pengadaan mobil operasional dinas kesehatan senilai 2,7 milyar rupiah, yang kemudian dialihkan untuk pengadaan alat kesehatan seperti emergency kit.
(1.035 views)