Meski baru tahun 2009 lalu dilakukan perbaikan, atap 3 ruang kelas SDN Gugut 1 Rambipuji, Jumat pagi ambruk. Akibatnya aktifitas pembelajaran sebanyak 151 siswa yang dalam waktu dekat akan mengahadapi Ujian Sekolah terganggu.
Ngatemo penjaga SDN Gugut 1 menceritakan, sebelumnya tidak ada tanda-tanda atap ruang kelas akan ambruk. Tiba-tiba saja sekitar jam 6 pagi tadi saat dirinya membuka ruang kelas, atap ruang kelas 4, 5 dan 6 yang terbuat dari galvalum ambruk bersamaan.
Suara ambruknya atap ruang kelas yang cukup keras tersebut, sempat membuat warga sekitar kaget yang kemudian berdatangan untuk membantu. Untungnya saat peristiwa ini terjadi, belum ada siswa yang datang sehingga tidak sampai ada korban.
Sementara Kepala SDN Gugut 1 Teguh Santoso saat dikonfirmasi mengatakan, sebenarnya gedung tersebut baru diperbaiki tahun 2009 lalu. Sehingga dirinya sedikit tidak percaya, ketika Jumat pagi mendapat kabar melalui telefon, bahwa 3 ruang kelas di sekolahnya ambruk.
Akibat kejadian ini menurut Teguh, siswa kelas 1 dan 2 terpaksa harus pulang lebih awal, karena ruang kelasnya dipergunakan untuk kelas 4 dan 5. Dan siswa kelas 6 sementara menempati Perpustakaan.
Yang membuat teguh agak khawatir, hari Senin lusa dijadwalkan siswa melaksanakan Ujian Sekolah. Meski demikian lanjut Teguh, untuk sementara waktu rencananya kelas 1 dan 2 akan akan dipindahkan ruangan TK.
(888 views)