Bank Indonesia Gandeng Pondok Pesantren Untuk Mempercepat Gerakan Non Tunai

Untuk mempercepat penerapan Gerakan Nasional Non Tunai, GNNT, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jember menggandeng sejumlah Pondok Pesantren di wilayah kerjanya.

PJ Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Gede Agus Kusuma menjelaskan, di tahun 2017 ini ada dua Pondok Pesantren yang akan melaksanakan GNNT. Di antaranya Pondok Pesantren Nuris Antirogo, serta Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo.

Dia menambahkan, Pondok Pesantren dipilih karena dinilai langsung berdekatan dengan masyarakat bawah. Harapannya masyarakat bisa langsung mengetahui tentang sistem GNNT tersebut.

Sementara itu Anggota Komisi 11 DPR RI HM Purnama Sidi mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bank Indonesia Jember, sebab penerapan GNNT di Pondok Pesantren, sebenarnya baru perencanaan di tingkat pusat.

Dia berharap, dengan diterapkannya GNNT di Pondok Pesantren, akan menepis isu yang beredar di masyarakat, bahwa mulai akhir bulan ini, seluruh transaksi akan dilakukan dengan cara tunai. Sebab, meski GNNT diberlakukan, transaksi tunai tetap masih berlaku.

Selain itu, Purnama Sidi juga mendorong agar kedepan Gerakan Ekonomi Syariah, juga semakin berkembang khususnya di Kabupaten Jember.

(889 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.