Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ajung Menggugat, Kamis pagi menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemkab dan Kejaksaan Negeri Jember, terkait pembangunan dinding penahan sungai oleh IAIN Jember.
Karena dalam papan proyek menyebutkan dalam pengawasan dan pengamanan TP4D Kejaksaan Negeri Jember, masyarakat meminta Kejaksaan profesional menjalankan tupoksinya, terkait pembangunan dinding penahan senilai 4,3 Milyar milik IAIN Jember, yang dinilai mengancam keselamatan warga.
Sumiyati salah satu perwakilan warga menyebutkan, akibat pembangunan dinding penahan tersebut, lebar sungai yang semula 75 meter menyempit hingga menjadi 45 meter. Tentu jika musim hujan tiba, air akan semakin deras masuk ke pemukiman warga.
Warga juga mengaku heran, meski proyek tersebut tertulis dalam pengawasan dan pengamanan TP4D, ternyata masih bisa berjalan meski belum mendapat ijin dari Dinas Pengairan Propinsi Jawa Timur, seperti yang ditegaskan oleh Petugas Pengamat Pengairan.
Sementara Kepala Seksi Pidana Umum dan Kepala Seksi Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Jember yang menemui perwakilan warga, berjanji akan segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, dan menghentikan sementara proyek tersebut.
(958 views)