Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Cabang Jember Supriyono, minta Bupati segera mengisi Guru PNS di sejumlah sekolah pinggiran, yang saat ini mengalami krisis tenaga pengajar akibat mutasi ratusan guru beberapa waktu lalu.
Supriyono mengaku banyak mendapat keluhan dari sejumlah sekolah pinggiran, yang saat ini mengalami krisis tenaga pengajar. Bahkan ada diantaranya yang hanya tinggal Kepala Sekolahnya saja, sedangkan guru pengajarnya merup[akan honorer yang belum mendapat SK Bupati. Sementara di sekolah-sekolah dalam kota justru mengalami kelebihan guru.
Supriyono menilai mendekatkan guru dengan tempat tinggalnya merupakan kebijakan yang bagus. Tetapi mestinya sudah dipikirkan terlebih dahulu solusinya, bukan justru dibiarkan begitu saja. Kondisi krisis pengajar akibat kebijakan Bupati ini menurut Supriyono, tidak boleh terjadi terlalu lama. Untuk itu Supriyono berharap Bupati segera melakukan pengisian guru, khususnya untuk sekolah-sekolah pinggiran yang kekurangan tenaga pengajar.
Lebih jauh Supriyono menjelaskan, kondisi sekolah saat ini semakin sulit. Jangankan untuk merekrut guru honorer baru, untuk membayar honorer yang sudah ada saja mereka khawatir menimbulkan persoalan hokum. Sebab sesuai Permendikbud yang baru, honorer baru bisa dibayar menggunakan dana BOS, jika sudah mendapat SK Bupati. Sementara SK Bupati untuk guru honorer sampai hari ini masih belum ada.
(820 views)
