Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo memastikan, kabar yang beredar di media sosial tentang adanya korban jiwa dan penyerangan menggunakan bahan peledak atau bondet, merupakan kabar bohong atau hoax.
Ketika dikonfirmasi Kusworo menjelaskan, sampai Kamis pagi dirinya melakukan pengecekan melalui seluruh Polsek jajaran, bisa dipastikan tidak ada satupun korban jiwa dalam bentrok yang terjadi Rabu siang. Bahkan belasan korban luka bisa langsung pulang ke rumah masing-masing, usai menjalani perawatan di Puskesmas.
Kusworo juga membantah isu terjadinya penyerangan menggunakan bahan peledak atau bondet oleh kelompok PSHT kepada Suporter Bonek, baik saat terjadi bentrok di Ambulu, Balung dan beberapa Kecamatan lain, maupun di dalam Stadion saat pertandingan berlangsung.
Lebih jauh Kusworo menjelaskan, usai pertandingan pihaknya mengerahkan seluruh kendaraan dari Polres Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan Lumajang, serta kendaraan milik TNI dan bantuan dari beberapa pengusaha, untuk mengantar Ribuan Bonek pulang sampai kota masing-masing.
Bahkan untuk menjamin keamanan Bonek, pihaknya melakukan sterilisasi jalur untuk menghindari kemungkinan berpapasan dengan kelompok massa lainnya. Dalam perjalanan pulang Ribuan Bonek juga dikawal ketat oleh personil polisi sampai di Surabaya.
(875 views)