Anggaran Mamin Kalahkan Sektor Pertanian, APBD 2018 Terancam Deadlock

Pembahasan APBD Jember Tahun 2018 antara Tim Anggaran dan Badan Anggaran DPRD Jember terancam deadlock. Sebab Bupati melalui Tim Anggaran, menolak menambah alokasi anggaran pertanian, dan juga menolak pengurangan anggaran makan minum kegiatan yang melekat di Bagian Umum Pemkab Jember.

PLT Sekeretaris Daerah Pemkab Jember Mirfano mengatakan, alokasi anggaran makan minum yang sebelumnya melekat di masing-masing OPD, saat ini yang bersifat besar dijadian satu di Bagian Umum, sedangkan yang berskala kecil tetap menjadi tanggung jawab masing-masing OPD.

Karena itu terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam pos anggaran makan minum di Bagian Umum Pemkab Jember, hingga mencapai 17 Milyar Rupiah. Mirfano juga menyampaikan bahwa dari hasil konsultasi dengan Bupati, Pemkab menolak ketiga usulan Badan Anggaran DPRD Jember. Diantaranya penambahan anggaran sektor pertanian, penambahan anggaran pembangunan infratruktur di Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air, serta alokasi anggaran peningkatan tunjangan pegawai.

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi, mengaku heran dengan besarnya alokasi anggaran makan minum di Bagian Umum, hingga mencapai 17 Milyar Rupiah. Padahal anggaran tersebut sama sekali tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Selama ini lanjut Ayub, PDRB Kabupaten Jember terbesar di sokong oleh sektor pertanian, yang saat ini hanya diberikan alokasi anggaran 12 Milyar Rupiah. Sementara untuk anggaran makan minum kegiatan di Bagian Umum, mendapat alokasi anggaran 17 Milyar.

Sementara wakil Ketua DPRD Jember Ni Nyoman Martini mengaku heran, Pemkab bersikukuh dengan sikapnya tetapi mengabaikan usulan DPRD. Dengan demikian menurut Martini, sebenarnya Pemkab tidak ingin melakukan pembahasan anggaran dengan DPRD, melainkan hanya meminta tandatangan persetujuan dari Dewan.

Selama ini lanjut Martini, DPRD selalu melunak dengan sikap eksekutif tersebut. Namun untuk APBD 2018 Martini mengusulkan Dewan tidak lagi melunak. Jika sama-sama ingin mempetahankan ego masing-masing, pembahasan APBD 2018 terancam deadlock. Martini mempersilahkan Pemkab Jember menyusun APBD nya sendiri, Dewan yang juga memiliki fungsi budgeting akan membuat APBD tandingan.

(1.538 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.