Anggaran BKPSDM Senilai 400 Juta untuk Entri Data Pegawai Tidak Bisa Direalisasikan

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Ruslan Abdul Gani, pesimis anggaran entri data pegawai senilai 400 Juta Rupiah yang melakat di OPD yang dipimpinnya bisa terserap. Hal ini disampaikan Ruslan dalam Pembahasan P-APBD 2017 bersama Komisi A DPRD Jember Senin siang.

Menurut Ruslan, BKPSDM memiliki alokasi anggaran 400 Juta Rupiah, yang akan digunakan untuk entry data sekitar 14 Ribu Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Jember, dengan menggunakan aplikasi baru, yang akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

Tetapi setelah dilakukan koordinasi dengan pihak ketiga, ternyata mereka membutuhkan waktu sekitar 2 setengah bulan untuk menyelesaikannya. Sementara waktu yang tersedia untuk realisasi anggaran P-APBD hanya dua bulan. Ruslan khawatir jika dipaksakan justru akan menimbulkan persoalan hukum. Untuk itu Ruslan mengusulkan anggaran tersebut bisa digeser untuk keperluan yang lain.

Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Jember Agus Widianto, menyayangkan masih adanya anggaran yang tidak bisa terserap, yang nantinya akan kembali menjadi silpa. Dalam rencana kerja anggaran menurut Agus, BKPSDM meminta tambahan sebesar 690 Juta. Tetapi nyatanya ada anggaran senilai 400 Juta yang diprediksi tidak bisa dilaksanakan.

(905 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.