Progam Satu Desa Satu Dosen yang merupakan salah satu janji kerja Bupati, terkendala minimnya anggaran dan belum adanya MoU antara Pemkab Jember dengan sejumlah Perguruan Tinggi. Demikian disampaikan Kepala Dispemasdes Eko Heru Sunarso, dalam rapat bersama Badan Anggaran DPRD Jembr Senin siang.
Heru menjelaskan, ada dua progam dalam 22 janji kerja Bupati yang menjadi ranah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, diantaranya Progam Satu Desa Satu Dosen. Namun sejauh ini progam tersebut belum bisa terlaksana, karena Pemkab jember belum menjalin kerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi. Dan untuk menjalin kerjasama antar lembaga terseebut bukan menjadi kewenangan Dispemasdes.
Selama ini lanjut Heru, Pemkab baru menjalin kerjasama dengan Politehnik Negeri Jember. Namun saat dirinya menyampaikan Term Of Reference atau TOR yang ingin dicapai kepada Polije, mereka keberatan dengan nilai anggaran yang hanya dialokasikan sebesar 40 Juta untuk setiap kajian yang dilakukan.
Heru berharap bisa segera dilakukan evaluasi, untuk penambahan alokasi anggaran setiap kajian. Sedangkan terkait MoU dengan Perguruan Tinggi lain, secara informal dirinya sudah meminta bantuan kepada PLT Sekkab dan Asisten 1. Dalam waktu dekat dirinya akan meminta percepatan dilakukannya MoU secara resmi persurat.
(1.125 views)