Polres Jember Bedah 4 Rumah Janda Miskin di Pakusari

Setelah hampir dua tahun menempati rumah kurang layak huni, akhirnya 4 orang janda warga Desa Jatian Kecamatan Pakusari, bisa bernafas lega, setelah Polres Jember dan Secaba, memberikan bantuan bedah rumah. Bahkan, Polres Jember juga membantu mengurus sertifikat tanah milik yang bersangkutan, yang sebelumnya tidak bersertifikat.

Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo menjelaskan, setelah sebelumnya Polres Jember memberikan bantuan bedah rumah untuk korban puting beliung di Kecamatan Gumukmas. Kali ini Polres Jember tersentuh untuk memberikan bantuan bedah rumah sekaligus pengurusan sertifikat tanah, terhadap 4 orang janda di Desa Jatian.

Dari 4 orang penerima bantuan tersebut, yang sangat memperihatinkan bagi kusworo adalah kondisi rumah Linniwa warga Dusun Krajan. Selain kondisi rumahnya sudah hampir roboh, ditambah salah satu anaknya mengalami keterbelakangan mental. Sementara satu anaknya yang lain, kesehariannya hanya bekerja sebagai pemburu ular.

Karena saking kurang layaknya rumah Linniwah tersebut, Kepala Dinas Sosial Isnaini Dwi Susanti yang juga hadir ke lapangan, mengaku prihatin. Susanti berjanji, pihaknya juga akan mengupayakan bantuan bedah kamar.

Sementara Kepala Desa Jatian Tri Widiyanti menjelaskan, di Desa yang dipimpinnya hingga saat ini, tercatat ada 300 rumah kurang layak huni. Widiyanti mengaku, sejak tahun 2015 lalu, sudah mengajukan perbaikan ke instansi terkait. Namun karena kebanyakan tanah yang ditempati bangunan tidak bersertifikat, hanya ada 30 rumah saja yang mendapat bantuan perbaikan.

Widiyanti juga mengaku, hingga saat ini masih mengupayakan adanya solusi agar yang bersangkutan secepatnya memiliki sertifikat tanah yang ditempati. Terutama bagi mereka yang rumahnya tidak menumpang di tanah orang lain.

(1.112 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.