Munculnya usulan anggaran honor konsultasi media senilai 300 juta rupiah, menjadi pertanyaan Badan Anggaran DPRD Jember Kamis siang. Namun anehnya baik plt sekretaris kabupaten selaku ketua tim anggaran Pemkab, maupun kepala bagian humas dan protokol, tidak bisa memberikan penjelasan rinci atas munculnya anggaran tersebut.
Saat ditanya oleh anggota badan anggaran DPRD, Plt sekkab Jember mirfano mengaku tidak mengetahui secara detail terkait anggaran tersebut. Menurut Mirfano secara tehnis bagian humas dan protokol mungkin yang bisa menjelaskan.
Namun anehnya kepala bagian humas dan protokol Pemkab Jember Joko Soponyono, juga tidak bisa memberikan penjelasan secara rinci, apa yang dimaksud dengan honor konsultasi media, dan siapa saja yang akan mendapatkan honor tersebut.
Karena tidak ada yang bisa memberikan jawaban kepada badan anggaran, rapat antara tim anggaran bersama badan anggaran untuk rencana anggaran bagian humas dan protokol terpaksa dihentikan. Terkait persoalan honor konsultasi media yang diusulkan bagian humas dan protokol, akan dilakukan pembahasan lebih lanjut.
Sebelumnya dalam rencana kegiatan pemerintah daerah yang diajukan, menyebutkan adanya surat sekretaris kabupaten yang juga sudah disetujui oleh bupati, untuk honor tim konsultasi media yang berasal dari non PNS Pemkab. Namun tidak ada satupun pejabat pemkab mengetahui siapa saja penerima honor tesebut.
Salah satu tim anggaran DPRD Jember Yudi Hartono, mengaku heran jika Plt Sekkab maupun kabag humas dan protokol sama-sama tidak mengetahuinya. Harsnya jika sudah menjadi kebijakan bupati apalagi kabarnya sudah mendapat persetujuan, OPD mestinya paham apa yang menjadi keinginan bupati, sehingga bisa melaksanakannya dengan baik.
(1.221 views)