Menristek Dikti Mohammad Natsir meminta seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi, melibatkan perwakilan mahasiswa dalam menentukan sebuah kebijakan. Sebab, kebijakan yang diambil secara sepihak, berpotensi menimbulkan reaksi di kalangan mahasiswa.
Hal ini disampaikan Menristek Dikti Mohammad Nasir dalam kunjungan kerjanya di Universitas Jember. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mempertegas pertemuan seluruh Rektor se Indonesia beberapa bulan lalu, yang salah satunya, meminta seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi melibatkan perwakilan mahasiswa dalam merumuskan suatu kebijakan.
Kebijakan tanpa melibatkan mahasiswa lanjut Natsir, berpotensi melahirkan penolakan yang pada tingkat tertentu bisa wujud dalam bentuk demonstrasi. Meski demikian, jika nantinya tetap ada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa, memprotes kebijakan Perguruan Tinggi, nasir meminta Pimpinan Perguruan Tinggi untuk tidak mengabaikan mereka.
Lebih jauh Natsir berharap, dengan pelibatan mahasiswa dalam proses perumusan kebijakan, tidak ada lagi demonstrasi mahasiswa yang kurang produktif. Ke depan, jika muncul persoalan yang dianggap perlu diperbaiki, mahasiswa bisa memusyawarahkan langsung dengan Pimpinan melalui forum diskusi.
(889 views)