Bupati Tuding Dewan Sengaja Ulur Waktu Pembahasan KUPA PPAS P-APBD 2017

Bupati Jember Faida menduga, DPRD sengaja mengulur-ngulur waktu pembahasan anggaran, untuk menunjukkan kegagalan Pemkab Jember. Sementara Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni membantah tudingan tersebut, karena jadwal pembahasan sudah diputuskan dalam rapat Banmus jauh hari sebelumnya.

Usai mengikuti Paripurna penyampaian Nota Pengantar 7 Raperda Inisiatif DPRD Senin siang Faida mengatakan, dirinya menilai pembahasan KUPA PPAS antara Tim Anggaran dan Badan Anggaran sampai hampir satu bulan terlalu lama. Harusnya P-APBD bisa segera di tetapkan, sehingga progam kegiatan yang sudah direncanakan bisa segera dilaksanakan.

Faida menilai DPRD terkesan sengaja mengulur waktu pembahasan, agar silpa tahun ini kembali besar sehingga terkesan Pemkab Jember gagal. Faida berharap tidak ada lagi polemik, agar P-APBD bisa segera di tetapkan untuk selanjutnya dilaksanakan.

Sementara Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni saat dikonfirmasi di tempat terpisah, membantah tudingan bahwa Dewan sengaja mengulur waktu pembahasan. Apalagi jadwalnya sudah ditetapkan dalam rapat Banmus jauh hari sebelumnya, dimana tanggal 15 September merupakan tahap finalisasi. Hanya saja karena terjadi perbedaan pandangan yang menimbulkan tidak terjadinya kesepakatan, maka DPRD harus berkonsultasi dengan Pemerintah Propinsi.

Apa yang harus dilakukan, saat tidak diperoleh kata sepakat antara DPRD dengan Pemkab dalam pembahasan KUPA PPAS. Saran Pemprov dalam konsultasi tersebut menurut Thoif, akan menjadi pegangan bagi DPRD agar tidak salah dalam menentukan langkah selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya pembahasan KUPA PPAS P-APBD 2017 sempat terhenti, akibat terjadinya perbedaan pandangan antara eksekutif dengan legislatif terkait kewenangan Kepala OPD, yang berstatus PLT dan PLH. Setelah dikonsultasikan ke Pemprov Jatim, DPRD disarankan untuk melanjutkan pembahasan, dengan melampirkan seluruh catatan Badan Anggaran dalam berita acara nota kesepakatan.

(879 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.