Meski sudah di tetapkan sebagai Kota Carnaval Indonesia, potensi wisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jember belum tergarap dengan baik. Demikian disampaikan Anggota Komisi 10 DPR RI Asal Jember Anang Hermansyah.
Kepada sejumlah wartawan Anang menjelaskan, harusnya dengan di tetapkannya Kabupaten Jember sebagai satu-satunya Kota Carnaval Indonesia, tidak hanya bisa mendatangkan wisatawan dengan event JFC, tetapi bisa membuat wisatawan tinggal lebih untuk menikmati potensi wisata lainnya.
Namun karena fasilitas wisata dan ekonomi kreatif di Jember belum tergarap dengan baik, wisatawan hanya datang ke Jember setahun sekali, terfokus untuk melihat JFC saja. Bisa jadi wisatawan yang datang akan kecewa, sebab tidak ada hiburan lain selain JFC.
Anang berharap Jember tidak hanya dikenal dengan JFC, tetapi juga dengan obyek wisata serta ekonomi kreatif lainnya. Menjadi Kota Carnaval Indonesia, merupakan modal awal yang cukup baik. Namun Pemkab harus segera merencanakan penataan wisata dengan baik, salah satunya dengan dibuatnya Perda Pariwisata.
(1.075 views)