Bupati Diminta Ajak PKL Kampus Berembuk Sebelum Dilakukan Penertiban

Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik antara Satpol PP dengan PKL, Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi minta Bupati segera mengundang PKL kampus, sebelum Dinas PU BMSDA mulai melakukan perbaikan trotoar dan saluran drainase 2 pekan depan.

Menurut Ayub, sebagian besar PKL yang ada di kawasan Kampus menggantungkan hidupnya dari berjualan. Jika memang ingin merelokasi PKL Kampus, harusnya Pemkab memiliki konsep yang jelas untuk memberdayakan PKL tersebut.

Bagaimanapun juga menurut Ayub, PKL merupakan penunjang roda ekonomi di tengah krisis, sehingga Pemkab harus memperlakukan mereka dengan layak. Untuk itu sebelum dilakukan perbaikan trotoar yang akan menggusur keberadaan PKL, Ayub minta Bupati terlebih dahulu berkomunikasi dengan para PKL. Sebab hanya dengan cara ini potensi konflik bisa diminimalisir.

Ayub mencontohkan Presiden Jokowi saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, sebelum melakukan relokasi harus menggelar pertemuan dengan para PKL hingga 28 kali. Bahkan sarana untuk PKL juga disiapkan oleh Pemkot, sehingga ketika dilakukan relokasi tidak terjadi konflik.

(786 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.