Turunnya Penerima Tunjangan Guru Ngaji Tanggung Jawab Penuh Dinas Bina Mental Dan Dinas Pendidikan

DPRD Jember Minta Dinas Bina Mental Dan Dinas Pendidikan, segera memberikan klarifikasi terkait realisasi penerima tunjangan guru ngaji, yang banyak mengalami penurunan,, dari 27 Ribu penerima yang ditargetkan, hanya terealisasi sebanyak 13 Ribu orang saja.

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaedi mengatakan, dalam RPJMD yang sudah ditetapkan sebelumnya, jelas menyebutkan basis data yang dipakai untuk tunjangan guru ngaji sebanyak 27 Ribu orang. Namun ternyata yang direalisasikan hanya 13 Ribu. Artinya Pemkab mengabaikan 14 Ribu guru ngaji lainnya, yang sudah mengabdikan diri untuk mendidik anak bangsa.

Ayub menilai persoalan ini bukan persoalan kecil. Pemkab diminta untuk tidak main-main, karena persoalan ini menyangkut keabsahan data yang sudah ditetapkan dalam RPJMD. Dinas Bina Mental dan Dinas Pendidikan sebagai leading sektor, harus bertanggung jawab penuh dan memberikan klarifikasi dalam rapat Pembahasan Revisi RPJMD Rabu besok.

Hal senada diungkap Anggota Pansus Revisi RPJMD lainnya Nur Hasan. Menurut Nur Hasan, dalam pembahasan di Komisi D sebelumnya, sudah disepakati basis data yang digunakan sebanyak 27 Ribu guru ngaji. Namun dalam realisasinya justru banyak bermunculan wajah-wajah baru, sementara guru ngaji yang ada dalam database justru dihilangkan.

(946 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.