Pertumbuhan ekonomi kabupaten Jember tahun 2016 turun 0,15 persen dibanding tahun sebelumnya. Demikian disampaikan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Indria Purwaningsih//
Indria menjelaskan, jika diukur berdasarkan produk domestik regional bruto atau PDRB, ekonomi kabupaten Jember tumbuh sebesar 5,21 persen, atau lebih rendah dibanding tahun 2015 lalu yang tumbuh sebesar 5,36 persen.
Untuk penyumbang ekonomi kabupaten Jember lanjut Indria, masih di dominasi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 30,25 persen. Kemudian disusul sektor industri olahan sebesar 19,46 persen, serta perdagangan dan reparasi kendaraan sebesar 12,94 persen.
Indria berharap seiring membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional dan propinsi yang diikuti dengan meningkatnya permintaan komoditas dari kabupaten Jember, akan berdampak positif terhadap masuknya investasi. Sehingga bisa memberikan semangat bagi pelaku ekonomi di Jember untuk mengejar ketertinggalan di tahun 2016 lalu.
(1.114 views)