Selama hampir dua tahun masa pemerintahan Bupati Faida, belum pernah sekalipun Kepala Desa diajak bicara secara formal, untuk membahas persoalan pemerintahan. Padahal di masa pemerintahan sebelum-sebelumnya, Kepala Desa sering dikumpulkan oleh Bupati, untuk diminta memberikan masukan.
Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Jember Zulkifli, usai pertemuan dengan warga desa Sumberkalong dan Glagahwero, yang di mediasi oleh Kapolres Jember Minggu malam. Menurut Zulkifli, masyarakat berang kepada Kepala Desa, setelah mendengar jawaban Bupati terkait besarnya silpa Kabupaten Jember yang mencapai 649 Milyar Rupiah.
Padahal menurut Zulkifli, selama hampir dua tahun pemerintahan Faida, tidak pernah sekalipun Kepala Desa diundang secara formal untuk membicarakan terkait arah kebijakan pemerintahan. Namun ketika sudah terjadi persoalan yang menjadi sorotan Dewan, justru Bupati menyalahkan Kepala Desa, yang kemudian menyulut emosi warga.
Rencana aksi penyegelan Kantor Desa yang akan dilakukan masyarakat, akhirnya urung dilakukan setelah warga mendapat jaminan dari Kapolres Jember Akbp Kusworo Wibowo, untuk mempertemukan langsung mereka dengan Bupati, agar semua keluhannya bisa langsung di dengar dan ditindaklanjuti.
(1.046 views)