Peredaran uang palsu di Kabupaten Jember mengalami penurunan hingga hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Hingga akhir mei tercatat 2500 lembar uang palsu yang berhasil diamankan pihak kepolisian.
Deputi Kepala Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jember Ferry Tumpal Dolo Saribu menjelaskan, di bulan yang sama tahun 2016 lalu pihak kepolisian mengamankan 4600 lembar uang palsu. Sehingga peredaran uang palsu mengalami penurunan hampir 50 persen.
Penurunan peredaran uang palsu ini lanjut Ferry, tidak lepas dari kerja keras pihak kepolisian dan Bank Indonesia, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait ciri-ciri uang rupiah asli. Sehingga ketika menemukan adanya uang palsu, masyarakat bisa segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Lebih jauh Ferry menjelaskan, saat ini bahkan Bank Indonesia Jember sudah meluncurkan aplikasi berbasis android, yang diberi nama Gempur atau Gerakan Masyarakat Pecinta Uang Rupiah. Di dalam aplikasi tersebut terdapat konten ciri-ciri keaslian rupiah, yang bisa menjadi panduan bagi masyarakat yang ragu atas keaslian uang yang dimilikinya.
(859 views)