Wakil Bupati Prihatin Rendahnya Kesejahteraan Guru Tidak Tetap

Wakil bupati Jember Abdul Muqit Arief berharap sekolah bisa mengakomodir sumbangan dari wali murid, khususnya untuk memberikan kesejahteraan kepada guru tidak tetap atau GTT. Sebab jika dilihat dari perbandingan guru, sekolah-sekolah di kabupaten Jember masih sangat bergantung terhadap tenaga GTT.

Kepada sejumlah wartawan Muqit mengakui mendapat banyak laporan, tentang minimnya kesejahteraan yang diterima GTT. Bahkan honor yang mereka terima masih jauh di bawah upah minimum kabupaten (UMK). Sebagai mantan guru, Muqit khawatir jika tidak segera diatasi akan berdampak negatif terhadap kegiatan belajar mengajar di kabupaten Jember.

Kedepan Muqit berharap sekolah bisa berkoordinasi dengan tim saber pungli, agar bisa mengakomodir sumbangan wali murid untuk menunjang kesejahteraan GTT. Sebab sebagai mantan guru dirinya juga sangat paham, tidak akan cukup jika sekolah hanya mengandalkan dana bos.

Diberitakan sebelumnya sejumlah kepala sekolah mengalami paranaoid pasca kepala SMKN 8 bersama kedua wakilnya terjaring operasi tangkap tangan tim saber pungli. Untuk menenangkan para kepala sekolah, Kapolres Jember bersama PGRI memberikan sosialisasi terkait aturan-aturan agar sekolah tidak melakukan pelanggaran.

(1.079 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.