Kyai Dan Banser Rapatkan Barisan Antisipasi Gerakan HTI Di Jember

Untuk mengantisipasi gerakan khilafah yang dinilai merongrong NKRI dan Pancasila di kabupaten Jember, sejumlah kyai, Banser dan Ansor merapatkan barisan. Sebab ada kabar beredar bahwa Jember akan menjadi salah satu pusat perkembangan HTI.

Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaedi mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya mendengar adanya pertemuan tokoh-tokoh HTI, di salah satu pondok pesantren di desa Renes kecamatan Ajung. Diantaranya untuk mengikrarkan diri cinta NKRI dan Pancasila. Padahal selama ini HTI berjuang untuk mendirikan negara khilafah di Indonesia.

Tentu para kyai dan Ansor menilai ikrar yang disampaikan HTI di salah satu media tersebut, bertolak belakang dengan perjuangannya. Sehingga agar tidak berpotensi menimbulkan konflik horisontal di masyarakat, sejumlah kyai, Banser dan Ansor merapatkan barisan dengan menggelar pertemuan di kediaman kyai Muhyidin Abdusshomad, yang juga mengundang pihak kepolisian.

Ayub yang juga wakil ketua DPRD Jember ini mengaku heran, karena selama ini tokoh HTI di Jember selalu menghindar ketika diundang oleh DPRD untuk melakukan tabbayun bersama PCNU dan MUI. Karena itu Ayub meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terhadap gerakan-gerakan HTI yang bertujuan mendirikan khilafah di Indonesia.

(1.208 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.