Wakil Ketua DPRD Datangi Warga Bangsalsari Yang 20 Tahun Tinggal Di Kamar Mandi Warga

Setelah menjadi viral sejak Minggu malam, wakil ketua DPRD Jember Ayub Junaedi Senin pagi mendatangi rumah Miskan, warga desa Sukorejo Bangsalsari yang selama 20 tahun tidur di kamar mandi warga. Saat itu juga Ayub membawa Miskan untuk berobat ke RSD Subandi Jember.

Menurut Ayub, mestinya pejabat publik tidak perlu malu dan sibuk membantah, ketika media memberitakan kondisi kemiskinan di Jember. Justru mestinya dengan pemberitaan tersebut seluruh pihak terkait bekerjasama untuk membantu meringankan beban masyarakat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Pemerintahan terdahulu lanjut Ayub, sebenarnya sudah cukup bagus dengan mengalokasikan anggaran total hampir 20 milyar rupiah, yang terbagi menjadi dua. 10 milyar untuk mendaftarkan 75 ribu masyarakat miskin sebagai peserta BPJS Kesehatan, 10 milyar sisanya untuk mengcover biaya pengobatan masyarakat miskin yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS.

Hanya saja menurut Ayub, menjadi tugas pemerintahan saat ini untuk gencar mensosialisasikan kepada perangkat pemerintah hingga di tingkat bawah. Sebab nyatanya di lapangan masyarakat masih belum paham, bahwa biaya pengobatan masyarakat miskin sejak beberapa tahun lalu seluruhnya gratis.

Kabar kondisi memprihatinkan yang dialami Miskan, warga desa Sukorejo Bangsalsari sejak Minggu malam menjadi viral di media sosial. Sudah 20 tahun ini Miskan yang tidak bisa bekerja lagi akibat stroke yang dideritanya, tinggal di kamar mandi warga.

Sebelumnya Miskan bekerja sebagai tukang becak di Surabaya. Namun sejak mengalami stroke dan ditinggalkan oleh istrinya, Miskan pindah ke Jember dan tinggal menumpang di kamar mandi warga. Sejak saat itulah seluruh aktifitas Miskan mulai makan, tidur dan buang hajat dilakukan di ruang berukuran 2 x 1,5 tersebut.

(892 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.