Siswa kelas 2 SDN Candijati Arjasa bernama Rangga Adi Putra, harus dilarikan ke Puskesmas setempat, karena mengalami luka robek dibagian kepalanya akibat kejatuhan atap ruang kelas yang ambruk saat pelajaran berlangsung.
Kepala SDN Candijati 1 Sudarna menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Jumat pagi saat 83 orang siswa kelas 1, 2 dan 3 sedang aktif mengikuti proses belajar mengajar. Untungnya 82 orang siswa yang lain bisa menyelamatkan diri, hanya satu siswa yang tertimpa reruntuhan atap hingga harus dilarikan ke Puskesmas.
Sudarna menjelaskan, memang atap ruang kelas 1, 2 dan 3 baru 6 bulan lalu diperbaiki oleh pemerintah daerah. Namun karena kondisi kayu penahan yang sudah lapuk belum diganti, seluruh atap ketiga ruang kelas tersebut seluruhnya ikut ambruk.
Saat ini puing-puing atap yang ambruk belum dibersihkan. Khawatir terjadi ambruk susulan, siswa kelas 1 dan 2 terpaksa menggunakan ruang kelas yang ada secara bergiliran, sementara siswa kelas 3 menempati ruang perpustakaan.
Sudarna berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk rehab ruang kelas yang ambruk, agar proses belajar mengajar yang setiap hari terganggu tidak berlangsung terlalu lama.
(1.055 views)