Tingginya Harga Cabe Belum Untungkan Petani

Tingginya harga cabe dipasaran ternyata masih belum memberikan keuntungan kepada petani. Sebab hasil panen petani musim ini justru merosot hingga 10 kali lipat dibanding biasanya.

Hal ini disampaikan anggota komisi B DPRD Jember yang juga seorang petani cabe di kawasan Ambulu Imam Suyuti. Menurut Imam harga cabe di tingkat petani saat ini memang mencapai 50 ribu rupiah perkilogram. Namun hasil panen petani turun dari yang biasanya 3 kuintal per seperempat hektar, musim ini hanya menghasilkan 20 sampai 60 kilogram saja.

Dengan kondisi ini menurut Imam, besarnya disparitas harga cabe dipasaran justru menguntungkan tengkulak. Sementara untuk petani sendiri masih belum bisa menutup biaya produksi yang sudah dikeluarkan.

Gagal panen cabe lanjut Imam disebabkan faktor cuaca ekstrem yang tidak mendukung. Sehingga kegagalan bukan hanya terjadi di Jember, tetapi juga di seluruh daerah. Untuk itu Imam berharap pemerintah lebih sering lagi melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga cabe di pasaran.

(1.073 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.