Puluhan aktifis Aliansi Indonesia Utuh Selasa siang menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Jember. Mereka memberikan dukungan moral kepada dewan, untuk menggunakan hak interpelasi terhadap bupati Jember, karena bupati dinilai banyak mengeluarkan kebijakan yang menabrak aturan.
Korlap aksi Sudarsono mengatakan, pihaknya menilai bupati Faida gagal merealisasikan janji kerjanya kepada masyarakat. Bahkan bupati dinilai gagal menjalankan roda pemerintahan dengan baik, karena terlalu asyik melakukan kegiatan yang tidak terkait dengan pemerintahan.
Akibatnya lanjut Sudarsono, banyak kegiatan pemerintahan tidak terlaksana sesuai dengan aturan yang berlaku. Sudarsono mencontohkan keterlambatan pembahasan P-APBD 2016 dan APBD 2017, yang ujung-ujungnya masyarakat Jember secara luas menjadi korbannya.
Sementara ketua DPRD Jember Thoif Zamroni yang menemui para pengunjuk rasa memastikan usulan hak interpelasi dilanjutkan. Bahkan Selasa siang dalam rapat Badan Musyawarah, DPRD Jember menjadwalkan rapat paripurna internal terkait interpelasi akan dilaksanakan Kamis pagi.
(1.053 views)