17 anggota DPRD Jember dari partai pendukung bupati menilai, penggunaan hak interpelasi terkait mutasi sekretaris DPRD belum perlu dilakukan. Hal ini terungkap dalam pers release yang dilakukan partai pendukung bupati Kamis siang.
Ketua DPC Nasdem Jember HM Marzuki Abdul Ghofur mengatakan, interpelasi yang akan dilakukan DPRD masih membutuhkan proses cukup panjang. Sehingga masih banyak waktu bagi koalisi pendukung untuk mengawal kebijakan bupati tersebut.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa proses mutasi pejabat merupakan kewenangan penuh bupati, sebagai pembina kepegawaian. Sehingga mutasi yang dilakukan terhadap sekretaris DPRD merupakan hal yang wajar.
Hal senada disampaikan ketua DPC Hanura Jember Isa Mahdi. Meski anggota koalisi pendukung bupati kalah jumlah, Isa memastikan mereka akan mengawal kebijakan bupati. Isa juga minta anggota dewan mempertimbangkan kembali penggunaan hak interpelasi.
Di tempat terpisah ketua DPC PDI Perjuangan Tabroni mengaku menghormati rencana interpelasi yang diusulkan sejumlah anggota dewan. Sebab interpelasi merupakan hak setiap anggota dewan yang juga dilindungi undang-undang.
Meski demikian menurut Tabroni, PDI Perjuangan menilai interpelasi terkait mutasi sekretaris DPRD belum perlu dilakukan. Untuk itu Tabroni mengintruksikan kepada anggota fraksi PDI Perjuangan, untuk menjalin komunikasi dengan seluruh anggota dewan agar usulan penggunaan hak interpelasi ini tidak sampai ke rapat paripurna.
(1.074 views)