Akibat belum terserapnya anggaran pembebasan lahan JLS senilai 24 milyar rupiah, dinas PU Bina Marga dalam APBD 2017 kembali mengajukan anggaran pembebasan lahan JLS senilai 17 milyar rupiah.
Kepala dinas PU Bina Marga Rasyid Zakaria menjelaskan, Badan Pertanahan Nasional sudah berkirim surat kepada bupati, bahwa proses lelang juru taksir atau appraisal baru akan dilaksanakan akhir Desember mendatang. Sehingga otomatis anggaran pembebasan lahan JLS senilai 24 milyar dalam APBD 2016 tidak bisa terserap.
Dana tersebut lanjut Rasyid, sudah dikembalikan ke kas daerah. Namun dalam APBD 2017 Rasyid kembali mengalokasikan anggaran senilai 17 milyar rupiah, untuk pembebasan lahan JLS. Rasyid menargetkan proses pembebasan lahan bisa selesai Januari mendatang.
Lebih jauh Rasyid menjelaskan, munculnya angka 17 milyar tersebut berdasarkan hasil pengukuran, yang dilakukan dinas PU Bina Marga kabupaten Jember. Dengan kebutuhan lahan seluas 17 hektar, setelah di kalkulasi diperkirakan hanya butuh anggaran 17 milyar rupiah.
(848 views)