Sejumlah fraksi di DPRD Jember mulai berancang-ancang melakukan hak interpelasi terhadap bupati, terkait realisasi hibah dan bansos 2016. Diantaranya fraksi Golkar dan Gerindra yang menyambut baik wacana dilakukannya interpelasi.
Tetua fraksi Golkar Rahmad Fachkurniawan ketika dihubungi melalui telefon selularnya mengatakan, secara pribadi dirinya menilai interpelasi perlu dilakukan untuk mengingatkan bupati, agar tidak menyalahi aturan terkait penyaluran dana hibah dan bansos.
Namun untuk sikap politik fraksi Golkar terkait interpelasi ini, Rahmad mengaku masih belum bisa menyampaikan karena akan dikoordinasikan terlebih dahulu, dengan partai dan semua anggota fraksi.
Anggota fraksi Nasdem yang juga humas Jember United David Handoko Seto melalui telefon selularnya menilai, interpelasi terhadap bupati masih belum waktunya untuk dilakukan. David menilai tidak ada persoalan yang tidak bisa dibicarakan. Sebab tentu jika semua sudah memenuhi persyaratan sesuai aturan, tentu pemkab akan mencairkannya.
Sementara anggota fraksi Gerindra yang juga ketua DPRD Jember Thoif Zamroni, juga menilai perlunya dilakukan interpelasi terhadap bupati. Sebab penyaluran dana bansos dan hibah di Jember terkesan tebang pilih.
Padahal lanjut Thoif, bukan hanya Persid dan Jember United yang sudah memenuhi semua persyaratan, tetapi juga banyak kelompok masyarakat yang juga sudah memenuhi sayarat untuk mencairkan bansos, namun nyatanya sampai hari ini tidak dicairkan.
(884 views)