Dipaksa Diskusi Gerakan 212 Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa

Puluhan mahasiswa Universitas Jember Senin siang melakukan aksi long march dari fakultas ilmu budaya. Mereka menuntut pihak rektorat bersikap atas sikap oknum dosen, yang memaksakan diskusi gerakan 212 di luar mata kuliah.

Korlap aksi Ahmad Faizal Brilian mengatakan, aksi ini dilakukan murni untuk menyelamatkan mahasiswa dari kepentingan politik oknum dosen, yang hingga saat ini belum mendapat keputusan rektor terkait pemilihan dekan Fakultas Ilmu Budaya dan Fisip.

Brilian menilai diskusi gerakan 212 untuk menggantikan mata kuliah, tidak bisa dibenarkan dan melanggar kode etik akademik. Apalagi diskusi gerakan 212 dinilai provokatif dan bermuatan politis.

Lebih jauh Brilian menerangkan, salah satu mahasiswa dicoret namanya dari daftar absensi, hanya gara-gara tidak mengikuti diskusi gerakan 212. Ini membuktikan bahwa oknum dosen tersebut telah mengebiri hak akademik mahasiswa. Seharusnya mahasiswa mendapatkan pembelajaran sesuai dengan kurikulum universitas yang sudah diatur.

(889 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.