Jelang ujian nasional Mei mendatang seluruh SMP Negeri di kabupaten Jember memutuskan tidak memberikan bimbingan belajar tambahan bagi siswa-siswinya. Hal ini dilakukan karena sekolah tidak memiliki anggaran yang cukup, seiring diberlakukannya progam pendidikan gratis.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS SMP Negeri Syaiful Bahri menjelaskan, memang biasanya sekolah memberikan pembekalan kepada siswanya sebelum ujian nasional, dengan memberikan bimbingan belajar yang dimulai sejak bulan Oktober hingga menjelang unas.
Namun untuk tahun ini dengan adanya progam pendidikan gratis, pihak sekolah tidak memiliki cukup anggaran untuk memberikan honor dan konsumsi guru pengajar. Sehingga dipastikan sekolah tahun ini tidak akan memberikan tambahan pelajaran bagi siswanya.
Sebelumnya SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Jember masih sempat memberikan bimbingan belajar untuk siswanya, dengan bantuan dana dari orang tua wali murid. Namun sejak adanya pengarahan bupati tentang pendidikan gratis bulan November lalu, sekolah memutuskan untuk menghentikannya. Siswa yang mersa butuh bimbingan belajar dipersilahkan memilih bimbingan belajar di luar sekolah.
(1.054 views)