Universitas Jember Gelar Simulasi Tanggap Bencana

Dengan posisi geografis hanya berjarak 35 kilometer dari pusat gempa, Universitas Jember merasa perlu waspadai kemungkinan terjadinya bencana alam. Senin pagi rektorat Universitas Jember melakukan simulasi tanggap bencana.

Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan mengatakan,  Universitas Jember yang juga berada di lokasi rawan bencana harus bisa memberikan contoh, dalam proses penanggulangan bencana terutama berkaitan dengan prosedur evakuasi korban bencana.

Dengan menggandeng BPBD Jember, Senin pagi Universitas Jember menggelar simulasi penanganan bencana gempa bumi dan kebakaran. Dengan dilakukannya simulasi tersebut Hasan berharap warga kampus selalu siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana di kampus.

Simulasi yang diikuti sekitar 200 orang peserta tersebut diikuti oleh karyawan dan tim relawan bencana Unej. Untuk tahap awal simulasi memang baru dilakukan di tingkat rektorat, namun kedepan akan dilanjutkan dengan kegiatan serupa di tingkat fakultas.

(818 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.