Akibat curah hujan akhir-akhir ini cukup tinggi, petani cabe di kabupaten Jember mengalami kerugian. Tingginya harga cabe di pasaran tidak mampu menutup kerugian yang dialami petani.
Salah satu petani cabe Imam Suyuti mengatakan, harga cabe merah besar di tingkat petani saat ini mencapai 50 ribu rupiah perkilogram, dari sebelumnya hanya 30 ribu rupiah. Sedangkan cabe rawit merah yang sebelumnya seharga 20 ribu rupiah, saat ini naik menjadi 50 ribu rupiah. Sementara cabe rawit hijau yang sebelumnya seharga 17 ribu rupiah naik menjadi 30 ribu rupiah perkilogram.
Meski terjadi kenaikan harga yang signifikan lanjut Imam, sejumlah petani masih mengalami kerugian. Sebab sebagian besar lahan mereka rusak akibat hujan, sehingga cabe yang sedang tumbuh membusuk sebelum dipanen.
lebih jauh imam menjelaskan, penurunan produksi cabe akibat hujan tahun ini antara 50 sampai 85 persen per hektar. Sehingga yang biasanya mampu menghasilkan 1 hingga 3 ton per hektar, saat ini hasil panen petani hanya sekitar 500 kilogram per hektar. Padahal biaya tanam yang harus dikeluarkan petani antara 50 hingga 100 juta rupiah perhektar.
(966 views)