PKL Kampus Bantah Menjadi Penyebab Penyebaran Hepatitis Dikalangan Mahasiswa

Pedagang Kaki Lima di kawasan kampus membantah isu 36 mahasiswa yang terserang penyakit hepatitis A, akibat mengkonsumsi makanan di PKL. Mereka menduga isu tersebut sengaja dikembangkan agar pembeli berkurang.

Hal ini disampaikan Busar, selaku Koordinator PKL Jalan Jawa. Busar menilai hasil penelitian terkait air yang digunakan untuk cuci piring dan tangan oleh PKL mengandung virus hepaptitis, hanya sekedar isu. Sebab selama ini belum pernah ada pihak manapun, yang secara resmi melakukan penelitian terhadap makanan maupun air yang digunakan PKL Jalan Jawa.

Selama 12 tahun bekerja sebagai PKL sekitaran Jalan Jawa, Busar mengaku baru kali ini ada isu tentang air yang dipergunakan PKL tidak diganti seharian, hingga menyebabkan puluhan mahasiswa terserang hepatitis.

Hal senada di sampaikan PKL lain Agus Salim. Menurut Agus, jika memang benar 36 mahasiswa yang terserang hepatitis akibat mengkonsumsi makanan di PKL, maka bisa dipastikan mayoritas mahasiswa UNEJ, Politeknik, IKIP, UNMUH, dan mandala juga terserang hepatitis.sebab mayoritas mahasiswa mengkonsumsi makanan di PKL sekitaran Jalan Jawa. Tapi nyatanya meski tidak mengkonsumsi makanan di PKL Kampus, tetangganya yang tinggal di Daerah Kebonsari baru saja positif hepatitis .

Meski demikian jika memang nantinya terbukti air yang dipergunakan PKL sekitaran jalan jawa mengandung virus hepatitis. Para PKL berharap adanya pendampingan khusus dari Pemerintah, agar PKL selaku orang awam dapat mengantisipasi tanpa harus kehilangan pekerjaanya.

Rusdi

(1.089 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.