GP Ansor Jember Tidak Akan Kerahkan Massa Untuk Rencana Aksi 2 Desember Mendatang

Dinilai berpotensi merusak stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara, Gerakan Pemuda Ansor dan Banser kabupaten Jember tidak akan ikut melakukan pengerahan massa, dalam rencana aksi lanjutan 2 Desember mendatang.

Demikian disampaikan ketua GP Ansor Jember Ayub Junaedi kepada sejumlah wartawan. Ayub justru mendesak pihak kepolisian menindak tegas demonstran yang jelas-jelas mengganggu keamanan dan ketertiban umum, apalagi sudah mengarah kepada tindakan makar terhadap NKRI.

Ayub juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok-kelompok radikal, yang justru dapat menggulngkan ideologi bangsa. Ansor dan Banser NU mendukung toleransi antar umat beragama, dengan menjaga keutuhan NKRI.

Lebih jauh Ayub menjelaskan, Ansor dan Banser Jember saat ini dalam status siaga, menunggu perintah ulama dan pimpinan pusat GP Ansor. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengamankan pancasila dan NKRI, ribuan kader Ansor dan Banser siap diberangkatkan ke Jakarta.

Sementara terkait kasus penistaan agama yang diduga dilakukan gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Cahaya Purnama, Ayub menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

(893 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.