FKB Prihatin Pertama Dalam Sejarah P-APBD Diajukan Diakhir Tahun Anggaran

Fraksi Kebangkitan Bangsa nilai baru pertama kalinya dalam sejarah Kabupaten Jember, pembahasan perubahan APBD terlambat dilakukan, hingga menjelang akhir tahun anggaran.

Dalam pandangan akhirnya FKB minta penjelasan Bupati, alasan keterlambatan ini. Bahkan Bupati juga diminta menjelaskan logika sepeti apa yang digunakan, sehingga anggaran yang sedemikian besar bisa dihabiskan dalam kurun waktu waktu kurang lebih satu bulan.

FKB menilai Pemerintah Daerah tidak mampu melakukan penyerapan anggaran dengan baik, sehingga menyebabkan Jember mendapat sangsi penundaan DAU dan DAK. Hal inilah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi di Jember sebagai kota terbesar ketiga di Jawa Timur, mengalami kemerosotan cukup tajam.

Di akhir pandangan umumnya Fraksi Kebangkitan Bangsa kembali mengingatkan Bupati, agar tidak main-main terhadap 22 janji kerjanya. Sebab masyarakat sangat menunggu janji tesebut segera direalisasikan.

Sigit

(904 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.