Akses Keuangan Masyarakat Terhadap LJK Masih Rendah

Akses keuangan masyarakat terhadap lemabaga jasa keuangan formal masih rendah. Akses keuangan masyarakat Indonesia ke lembaga keungan formal selama ini masih terbatas pada sistem jasa  keuangan.

Demikian disampaiakan kepala sub bagian  pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Jember Tezar Pratama. Menurut Tezar, rendahnya akses masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan akibat kurangnya pemahaman masyarakat tentang produk layanan jasa keuangan.

Untuk itu otoritas jasa keuangan bersama pemerintah menerapkan strategi nasional keuangan inklusi, yang terdiri dari 5 pilar. Salah satu diantaranya adalah edukasi keuangan yang dilaksanakan hari ini. Tezar menilai selama ini masyarakat cenderung menggunakan kegiatan keuangan konvensional. Padahal dalam mengembangkan usaha masyarakat akan terbantu dengan adanya jasa keungan formal.

Dalam mewujudkan masyarakat yang pandai mengelola keuangan terutama masyarkat yang memiliki UMKM, OJK akan melakukan edukasi ke berbagai lapisan masyarat baik dari kalangan pelajar, maupun masyarakat umum yang berminat untuk melakukan usaha.

(835 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.