Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jember, meminta warga Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo, meningkatkan kewaspadaannya terhadap bencana, khususnya banjir dan tanah longsor. Sebab di musim hujan sebelumnya, daerah tersebut 3 kali dilanda bencana banjir.
Untuk mengantisipasi terjadinya bencana, pasca penetapan status siaga bencana di kabupaten Jember, BPBD memberikan edukasi kebencanaan terhadap masyarakat Wonoasri. Diharapkan dengan edukasi tersebut, bisa menambah tingkat kesiagaan warga terhadap bencana yang mungkin terjadi.
Kepala bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo mengatakan, berdasarkan laporan BMKG, awal oktober hingga 4 bulan ke depan kawasan Jember akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Dengan kondisi ini heru menghimbau terutama kepada masyarakat Wonoasri, meningkatkan kewaspadaannya.
Lebih jauh Heru menjelaskan, Kecamatan Tempurejo terutama kawasan desa Wonoasri, merupakan titik paling rawan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor. Sebagai upaya antisipasi, selain memberikan himbauan agar masyarakat waspada, BPBD juga menyiapkan tim relawan, yang sewaktu-waktu siap diturunkan ke daerah bencana.
Rusdi
(909 views)