Jika ingin serius menggarap sektor wisata, Pemkab Jember harus segera menentukan kepastian destinasi wisata andalan, dan jadwal event yang akan dilaksanakan hingga satu tahun kedepan.
Evet-event meriah apalagi yang sudah menjadi tradisi di suatu daerah, jika dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan, dipastikan bisa meningkatkan pertubuhan ekonomi, karena UMKM akan terus sibuk berproduksi. Demikian pendapat Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jember Ahmad Bunyamin.
Saran gubernur agar kabupaten dan kota menggelar event untuk mendatangkan investor dan mengembangkan UMKM, dinilainya sudah sangat tepat. Namun tentu saja event tersebut dilakukan dengan terjadwal, terstruktur dan di manage dengan baik.
Untuk di Jember sendiri menurut Bunyamin, baru Jember Fashion Carnaval yang sudah terjadwal dan dikelola dengan baik. Bahkan gerak jalan Tajem yang selama ini menjadi tradisi penutup kemeriahan HUT RI, kabarnya sudah tidak lagi di lakukan di bulan Agustus, tetapi di ganti ke bulan Desember. Padahal meski terlihat hanya seperti foya-foya, Tajem terbukti mampu meningkatkan perputaran ekonomi yang cukup bagus.
Bunyamin juga sependapat dengan konsep Jatim Holding yang di gagas Bupati Banyuwangi Azwar Anas. Sudah bukan saatnya lagi antar kabupaten bersaing dalam segala hal. Salah satunya sektor pariwisata dan ekonomi, bisa di kemas secara bersama-sama, sehingga tidak terjadi kesenjangan ekonomi di wilayah tapal kuda.
Sigit
(844 views)