MUI Desak Dispendik Segera Keluarkan Surat Edaran Untuk Guru Agama

Komisi Fatwa MUI Kabupaten Jember, mendesak Dinas Pendidikan mengeluarkan surat edaran, agar Pendidikan Agama Islam di sekolah tidak terlalu jauh membahas topik dalam kategori khilafiah, atau masih dalam perdebatan para ulama.

Ketua Komisi Fatwa MUI Jember Abdul Haris dalam hearing bersama DPRD Jember Rabu siang menjelaskan, dalam kaidah fiqih sesuatu yang sudah menjadi perdebatan di kalangan ulama, sebaiknya hal ini tidak diungkit-ungkit. Sebab jika ini dilanggar akan terjadi konflik, karena ada pihak-pihak yang tidak terima.

Dalam persoalan yang terjadi di SMK Negeri 5 ini Haris berpendapat, apa yang dilakukan oleh guru agama salah dan kurang bijaksana. Karena memberikan informasi tidak pada tempatnya. Siswa kelas 12 apalagi di sekolah umum menurut Haris, masih belum mampu memahami secara utuh kitab-kitab yang ada. Padahal jika hanya dipahami sebagian, akan menimbulkan asumsi yang salah.

Dari pengalaman yang terjadi di SMK Negeri 5 ini Haris mendesak Dinas Pendidikan atau melalui DPRD, segera mengeluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah. Isinya meminta guru Agama Islam tidak menjadikan persoalan yang masuk kategori khilafiah atau perdebatan di kalangan ulama, menjadi materi pembahasan.

Sementara Kasugab TU Kantor Kemenag Jember Hamam menjelaskan, persoalan semacam ini sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Bahkan Kemenag Jember pernah sampai kesulitan melakukan mutasi terhadap salah satu guru Agama Islam, yang hampir disemua sekolah ditolak.

Karena itu Hamam sepakat dengan Haris, mendesak Dinas Pendidikan mengeluarkan surat edaran khususnya untuk guru Agama Islam, agar tidak menyampaikan materi yang masuk kategori khilafiah. Sebab selain akan membingungkan bagi siswa, persoalan ini di khawatirkan akan memicu konflik di masyarakat.

Atas rekomendasi tersebut DPRD Jember meminta Dinas Pendidikan segera berkoordinasi dengan Kemenag dan MUI, untuk merumuskan bentuk surat edaran yang akan dikirimkan kepada sekolah-sekolah. Bahkan jika perlu, harus dilakukan diklat ulang terhadap seluruh guru Agama Islam yang ada di Jember.

Sigit

(895 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.