Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kabupaten Jember, sayangkan maraknya tenaga kerja dari luar negeri. Semestinya dengan penduduk yang melimpah, pemerintah bisa mengayomi dan memberdayakan masyarakatnya sendiri.
Ketua Hipmi Jember Agusta Jaka Purwana mengatakan, seharusnya pemerintah melakukan proteksi, agar tidak terjadi penggelembungan tenaga kerja asing di Indonesia. Sebab masuknya tenaga kerja asing justru akan memotong kesempatan kerja bagi masyarakat yang sampai saat ini masih menganggur.
Namun karena tuntutan pasar bebas, pemerintah boleh saja mendatangkan tenaga asing, tetapi hanya untuk yang memiliki keahlian khusus. Sedangkan untuk tenaga kerja kelas menengah ke bawah, tetap menggunakan tenaga kerja lokal. Sebab sampai saat ini masih banyak masyarakat lokal, yang justru menjadi pekerja kasar di luar negeri.
Lebih jauh Agusta menjelaskan, untuk mengantisipasi hal tersebut Hipmi gencar melakukan bimbingan terhadap masyarakat, agar bisa memiliki usaha sendiri. Sehingga kedepan masyarakat lokal tidak bergantung dengan mekanisme dunia kerja yang semakin sempit.
Alif
