Rendemen Rendah Petani Rugi Jutaan Rupiah

Tingkat rendemen tebu di Kabupaten Jember terus mengalami penurunan. Jika di awal musim giling beberapa bulan lalu rendemen tebu mencapai 7,2 persen, saat ini hanya berada di angka 5,6 persen. Akibatnya petani mengalami kerugian jutaan rupiah.

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Kabupaten Jember Yeyek Sugiarto menjelaskan, rendemen tebu musim giling tahun lalu mencapai 9 sampai 10 persen. Namun tahun ini rata-rata nilai rendemen berada di bawah 6 persen, akibat faktor cuaca yang kurang mendukung.

Belum lagi harga lelang gula masih relatif rendah, antara 11.300 rupiah sampai 11.950 rupiah. Idealnya dengan angka rendemen dibawah 6 persen, harga lelang gula berada di angka 15 sampai 16 ribu rupiah. Akibat rendahnya rendemen dan harga lelang gula ini, petani di perkirakan mengalami kerugian antara 6 sampai 8 juta rupiah per hektar.

Sementara Kepala Dinas Perkebunan Dan Kehutanan Jember Maskur menerangkan, penurunan tingkat rendemen tebu ini akan berdampak pada penurunan produksi gula di Jember. Bahkan melihat hujan masih terus mengguyur beberapa hari terakhir, masykur memprediksi nilai rendemen masih akan terus menurun.

Sigit

(897 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.