Wakil Ketua DPRD Jember Dari Fraksi PDI Perjuangan Ni Nyoman Martini, minta SKPD dan seluruh anggota dewan, melakukan koreksi konstruktif terhadap kinerja pemerintahan. Bukan hanya didasarkan kepada like and dislike.
Martini mencontohkan dari point Pendapatan Asli Daerah misalnya, diawal pemerintahan terdahulu PAD Kabupaten Jember kurang dari 200 milyar. Tetapi di akhir masa jabatannya PAD Kebupaten Jember bisa mencapai 500 milyar.
Ini merupakan hasil nyata kerja keras seluruh elemen pemerintahan termasuk kepala SKPD, yang mestinya dihargai. Bukan justru di jelek-jelekkan, tetapi meng elu-elukan pemerintahan sekarang yang belum melakukan apa-apa, dan baru sampai pada tataran konsep.
Namun seperti apa realisasinya, semua belum bisa mengetahui. Jika ternyata dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan konsep yang dibuat, Martini berjanji akan berada paling depan untuk mengkritisi kinerja Pemkab Jember.
Martini juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pandangan umum fraksi nya sendiri, dalam rapat paripurna Sabtu lalu. Padahal selama dirinya menjadi kader PDI Perjuangan, selalu diajarkan untuk menghargai sejarah dan melakukan koreksi konstruktif.
Martini juga menyadari PDI Peerjuangan saat ini merupakan bagian dari pemerintahan. Tetapi dirinya juga ingat, bahwa dalam dua periode pemerintahan sebelumnya, PDI Perjuangan juga bagian dari pemerintahan.
(839 views)