Pendidikan Dan Infrastruktur Akan Menjadi Prioritas Dalam P-APBD 2016.

Alokasi anggaran dalam perubahan APBD 2016, akan di prioritaskan untuk kebutuhan pendidikan dan infrastruktur. Demikian disampaikan bupati Jember Faida, usai menyampaikan nota pengantar P-APBD 2016 dalam paripurna DPRD Jember Kamis siang.

Menurut Faida, sisa anggaran yang akan dibahas dalam perubahan APBD nanti, sudah di sesuaikan dengan 22 janji kerja, yang lebih difokuskan lagi untuk sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur. Faida berharap pembahasan P-APBD oleh Pansus nanti berjalan lancar, sehingga progam-progam yang direncakan bisa berjalan maksimal.

Faida juga berjanji akan mendorong jajaran SKPD dibawahnya, untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran. Namun Faida menolak menjelaskan secara rinci akselerasi seperti apa yang akan dilakukan, karena masih menunggu hasil pembahasan yang dilakukan Pansus.

Sementara wakil ketua DPRD Jember Ayub Junaedi ketika dikonfirmasi usai paripurna mengatakan, sesuai nota pengantar yang disampaikan bupati, kabupaten Jember memiliki sisa isian lebih penggunaan anggaran atau Silpa tahun 2015 sebesar 434 milyar rupiah lebih. Sehingga angka ini yang akan menjadi dasar, untuk dibahas dalam P-APBD mendatang.

Ayub yakin masing-masing Fraksi saat ini langsung menyusun pendapat dan saran, yang akan disampaikan dalam PU Fraksi. Diantaranya akan memberikan saran kepada bupati, untuk mengevaluasi kinerja SKPD yang tidak mampu melakukan penyerapan anggaran dengan baik. Sehingga hanya SKPD yang mampu melakukan penyerapan anggaran dengan baik saja yang akan diberikan alokasi anggaran dalam P-APBD mendatang.

Ayub juga memberikan apresiasi kepada pemerintahan jalal-kusen dan juga PJ Bupati Supaad, yang telah mengantarkan kabupaten Jember mendapat predikat wajar tanpa pengecualian dari badan pemeriksa keuangan.

Sigit

(878 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.