Salah seorang santri berusia 15 tahun warga desa Gunungsari Umbulsari, Rabu siang hilang terseret ombak pantai Pancer Puger, saat berfoto selfie di area break water bersama beberapa temannya.
Kanit patroli Satpol air Polres Jember AIPTU Endro Wiyono menceritakan, ketika anggotanya melakukan patroli di pantai pancer, melihat korban bersama 5 orang temannya sedang berfoto selfie di areal break water, dengan posisi membelakangi laut. Tiba-tiba datang ombak besar, yang akhirnya membuat korban jatuh dan terseret ombak.
Dalam peristiwa tersebut lanjut Endro, dua orang korban terjatuh dan terseret ombak. Namun satu diantaranya berhasil diselamatkan tim patroli. Sementara satu korban lain bernama Abdurohim, warga desa Gunungsari kecamatan Umbulsari, hingga hari ini masih belum berhasil ditemukan. Proses pencarian masih terus dilakukan Satpol air bersama tim SAR lokal dari kecamatan Gumukmas.
Lebih jauh Endro menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh Satpol air, ketinggian ombak pantai Pancer Puger beberapa hari ini mencapai 3,5 meter. Untuk itu polair menghimbau agar wisatawan tidak mandi di laut. Bahkan polair juga menghimbau kepada para nelayan Puger sementara waktu untuk tidak melaut, karena cuaca sangat tidak bersahabat.
Sigit
(987 views)