Peneliti Bank Indonesia Jember Gede Agus Kusuma menyatakan, jika harga cabe di pasar sejauh ini masih relatif stabil dan normal.
Kepada Kiss Fm Gede mengatakan, sudah menjadi fenomena tahunan, dimana harga cabe sejak bulan puasa hingga menjelang Hari Raya terjadi peningkatan. Namun berdasarkan harga di pasar, harganya masih stabil dan terjangkau.
Menurut Gede, tingkat konsumsi masyarakat yang semakin tinggi, ikut mendorong naiknya harga kebutuhan pokok. Sehingga ketika permintaan semakin tinggi, maka para pedagang akan menaikkan harganya.
Bank Indonesia lanjut Gede, memiliki kepentingan untuk menjaga stabilitas harga, sehingga inflasi bisa dikendalikan. Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga.
Diberitakan sebelumnya, meski terjadi gagal panen dan harga dipasaran melonjak tajam, harga cabe di tingkatan petani justru terjun bebas, dikisaran angka 3 ribu hingga 4 ribu rupiah perkilogram.
(1.100 views)